Integrasi Elskanza dengan Google Assignment

Aril Apria Susanto, S.Kom
SMK Negeri 1 Bawang
awriel@gmail.com

SMK Negeri 1 Bawang adalah sekolah yang telah memanfaatkan pembelajaran dengan cara daring dengan menggunakan Elskanza sebagai medianya. Elskanza merupakan media pembelajaran berbasis web dengan menggunakan Learning Management System (LMS) berbasis MOODLE yang merupakan LMS dengan bahasa pemrograman PHP yang bersifat terbuka dengan lisensi GNU/GPL. Dengan adanya Elskanza pembelajaran dapat dilakukan secara daring, luring maupun kombinasi antara daring dan luring. Seluruh guru dan siswa sudah didaftarkan pada Elskanza sehingga guru dan siswa dapat menggunakan Elskanza untuk pembelajaran. Elskanza dapat diakses pada alamat web https://elskanza.smkn1bawang.sch.id.

Dengan digunakannya Elskanza dalam pembelajaran setiap hari, maka akan berpengaruh dengan performa server dan juga akan meningkatkan beban ukuran berkas yang tersimpan akan semakin banyak di dalam server. Oleh karena itu diperlukan solusi untuk mengatasi masalah tersebut.

Untuk itu saya menyusun cerita praktik baik (Best Practice) menggunakan Metode STAR (Situasi, Tantangan, Aksi, Refleksi Hasil Dan Dampak) terkait pengalaman mengatasi permasalahan siswa dalam pembelajaran:

Lokasi

SMK Negeri 1 Bawang

Lingkup Pendidikan

Sekolah Menengah Kejuruan

Tujuan yang ingin dicapai

Meningkatkan keaktifan belajar peserta didik dan efektivitas pembelajaran untuk melaksanakan kuis/evaluasi dan mengumpulkan tugas dengan mengintegrasikan LMS Moodle (Elskanza) dan Google Assignment

Penulis

Aril Apria Susanto, S.Kom.

Tanggal

9 Agustus 2022

Situasi:

Kondisi yang menjadi latar belakang masalah, mengapa praktik ini penting untuk dibagikan, apa yang menjadi peran dan tanggung jawab anda dalam praktik ini.

Kondisi yang menjadi latar belakang masalah Mengapa praktik ini penting dibagikan

  1. Terbatasnya peserta didik yang memiliki perangkat komputer.
  2. Peserta didik kesulitan dalam mengerjakan tugas dan mengirimkannya ke LMS
  3. Terbatasnya media penyimpanan dalam server LMS sekolah (Elskanza)

Mengapa praktik ini penting untuk dibagikan?

Untuk menunjukkan praktik baik yang sudah dilaksanakan, berbagi pengalaman kepada orang lain, memotivasi guru lain untuk dapat memanfaatkan teknologi untuk melakukan pembelajaran terbaik bagi peserta didik.

Apa yang menjadi peran dan tanggung jawab dalam praktik ini?

Sebagai guru, peran dan tanggung jawab yang telah dilaksanakan yaitu dengan membuat perangkat pembelajaran berupa modul ajar, media ajar, LKPD, evaluasi dan melaksanakan pembelajaran sesuai perangkat pembelajaran yang telah dibuat.

Tantangan :

Apa saja yang menjadi tantangan untuk mencapai tujuan tersebut? Siapa saja yang terlibat,

Apa yang menjadi tantangan untuk mencapai tujuan tersebut

  1. Peserta didik yang belum terbiasa menggunakan LMS.
  2. Peserta yang belum terbiasa dengan penggunaan aplikasi yang dibutuhkan untuk kuis dan penugasan.
  3. Proses pengintegrasian LMS dan Google Assignment.
  4. Dibutuhkan koneksi jaringan internet untuk dapat mengerjakan kuis/evaluasi dan penugasan.

Siapa saja yang terlibat

  1. Peserta didik
  2. Guru
  3. Admin LMS
  4. Kepala sekolah

Aksi :

Langkah-langkah apa yang dilakukan untuk menghadapi tantangan tersebut/ strategi apa yang digunakan/ bagaimana prosesnya, siapa saja yang terlibat / Apa saja sumber daya atau materi yang diperlukan untuk melaksanakan strategi ini

Langkah-langkah yang dilakukan untuk menghadapi tantangan tersebut

Berkoordinasi dengan kepala sekolah, wawancara, melakukan literasi dan merumuskan solusi, serta menentukan kapan melaksanakan integrasi LMS dengan Google Assignment

Bagaimana prosesnya, siapa saja yang terlibat

Setelah berkoordinasi dan meminta izin dengan kepala sekolah, bersama admin LMS menyiapkan LMS untuk dapat terintegrasi dengan Google Assignment.

Proses Integrasi

  1. Langkah 1: Buat kunci Learning Tools Interoperability (LTI) dan kode rahasia.

    • Buka konsol admin Tugas pada alamat https://coursekit.google.com/admin
    • Klik Buat pasangan baru lalu pilih LMS dari daftar lalu klik Buat.
    • Simpan atau salin kunci LTI dan kode rahasia.

Gambar : Pengaturan integrasi pada Google Assignment

  1. Gunakan kunci LTI dan kode rahasia yang dihasilkan untuk menyiapkan Tugas sebagai alat LTI di LMS.
  2. Di LMS, masuk sebagai administrator.
    • Klik Administrasi → Administrasi situs → Plugin → Modul aktivitas → Alat eksternal → Kelola alat
    • Untuk menyiapkan tugas, klik konfigurasikan secara manual.
    • Di bawah Konfigurasi alat eksternal, masukkan informasi informasi yang dibutuhkan:
        • Nama alat: Masukkan Google Assignment.
        • URL basis alat/URL kartrid: Masukkan https://assignments.google.com/lti/a
        • Deskripsi alat: Biarkan kosong.
        • Kunci konsumen: Masukkan kunci Anda.
        • Rahasia bersama: Masukkan rahasia Anda.
        • Parameter pelanggan: Biarkan kosong.
        • Penggunaan konfigurasi alat: Pilih Tampilkan sebagai alat pra-konfigurasi saat menambahkan alat eksternal.
        • Wadah peluncuran default: Pilih Sematkan tanpa blok.
        • (Moodle 3.5 dan lebih tinggi) Centang kotak Item Konten.
        • Di bawah Privasi, masukkan informasi berikut:
        • Bagikan nama peluncur dengan alat: Pilih Selalu.
        • Bagikan email peluncur dengan alat: Pilih Selalu.
        • Terima nilai dari alat: Pilih Selalu.
        • Pilih paksa SSL
      • Simpan

 Gambar : Konfigurasi LTI di Moodle

Penggunaan dalam pembelajaran

  1. Untuk dapat menggunakannya dalam pembelajaran, pada mode edit LMS, guru cukup menambahkan aktivitas Alat Eksternal – Google Assignment
  2. Untuk dapat menggunakannya dalam pengiriman tugas atau kuis, siswa cukup mengaitkan tautan pada Google Drive atau dengan mengunggah tugas yang telah dibuat pada komputer atau pada ponsel pintar. Berkas yang dapat diunggah dapat berupa teks, gambar, audio maupun video.

 Gambar : Penilaian di Google Assignment

Gambar : Nilai di LMS Moodle

Apa saja sumber daya atau materi yang diperlukan untuk melaksanakan strategi ini?

  1. LMS Moodle (Elskanza) dengan menggunakan modul LTI
  2. Akun Google yang berakhiran sch.id atau belajar.id
  3. Aplikasi yang digunakan untuk kuis yang terdapat pada komputer atau ponsel pintar, di antaranya: aplikasi perkantoran, dan aplikasi untuk mencuplik layar.
  4. Koneksi internet

Refleksi Hasil dan dampak

Bagaimana dampak dari aksi dari Langkah-langkah yang dilakukan? Apakah hasilnya efektif? Atau tidak efektif? Mengapa? Bagaimana respons orang lain terkait dengan strategi yang dilakukan, Apa yang menjadi faktor keberhasilan atau ketidakberhasilan dari strategi yang dilakukan? Apa pembelajaran dari keseluruhan proses tersebut

Bagaimana dampak aksi dari langkah yang dilakukan?

  • Kemudahan guru dalam membuat aktivitas pembelajaran dalam LMS. Penilaian dapat dilakukan di Google Assignment dan secara otomatis dapat masuk ke buku nilai LMS.
  • Beban server LMS sekolah sangat berkurang drastis karena penyimpanan berkas penugasan berada di server Google.
  • Siswa dimudahkan dengan pengiriman penugasan dan kuis, dapat menggunakan media pada komputer maupun pada ponsel pintar. Proses pengerjaan tugasnya pun dapat dilakukan secara luring, hanya pengiriman tugasnya saja yang harus daring.

Apakah hasilnya efektif atau tidak efektif? Mengapa?

Hasil efektif meningkatkan keaktifan belajar peserta didik dan efektivitas pembelajaran untuk melaksanakan kuis/evaluasi dan mengumpulkan tugas pada LMS karena peserta didik dapat mengirimkan tugas dari perangkat apa saja selama ada internet.

Bagaimana respons orang lain terkait strategi yang dilakukan?

Respons orang lain positif, mengapresiasi dan mendukung dilaksanakannya kegiatan pembelajaran inovatif di dalam kelas.

Apa yang menjadi faktor keberhasilan atau ketidakberhasilan dari strategi yang dilakukan?

Faktor keberhasilan:

  • Adanya perencanaan pembelajaran yang matang
  • Adanya dukungan pihak sekolah, guru, rekan kerja dan peserta didik
  • Perangkat pembelajaran yang memadai

Faktor ketidakberhasilan:

  • Koneksi internet yang kurang memadai
  • Perangkat siswa yang kurang memadai

Apa pembelajaran dari keseluruhan proses tersebut?

Pada masa sekarang ini teknologi semakin berkembang. Sebagai guru kita harus mau dan mampu meningkatkan kemampuan pengetahuan pedagogi dan juga profesional. Guru harus bisa beradaptasi dengan kecanggihan teknologi untuk meningkatkan pembelajaran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *