Terbit Berlalu Lintas

Diposting pada: 2016-01-27, oleh : SMK N 1 Bawang, Kategori: Lain-lain

Guys kalian sadar nggak sii… Tata Tertib berlalu lintas itu sudah ada sejak jaman kakek nenek kita, tapi kenapa sampai 
sekarang masih banyak banget para pengguna jalan yang melakukan pelanggaran Lalu Lintas. Yukk kita intip cara dari pihak
 Polisi Resort Banjarnegara (POLRES) dalam melakukan penertiban.

 

Kali ini kita berkesempatan berbincang dengan Bapak TS. Maryo Yuono ,S.H selaku Kaur Bin OP

 

Dalam pelaksanaan Pendidikan Berlalulintas dibentuk unit khusus yang diberi nama Unit Dikyasa ( Pendidikan dan Rekayasa )
yang dipimpin oleh Iptu M. Nur Salim . Program ini merupakan bentuk kerja sama antara Kementrian dan KAPOLRI sebagai 
implementasi dan integrasi dari Kurikulum 2013. Pada tingkat kabupaten ini sendiri dilaksanakan oleh KAPOLRES dan
DINDIKPORA yang dimasukan ke dalam mata pelajaran PPkn. Pendidikan berlalulintas dilatarbelakangi oleh tingginya
angka kecelakaan sehingga dimasukan dalam bagian dari kurikuum 2013. Pelaksanaannya, KAPOLRES memiliki beberapa
program diantaranya yaitu Police Go School, Police Go Campus, dan Police Go TK yang masing masing materinya
disesuaikan dengan usia. Dan khusus untuk TK pendidikan ini dilakukan dengan pengenalan mengenai tata tertib,
rambu-rambu lalulintas dan cara menyeberang jalan melalui zebra cross yang dilaksanakan oleh Polsanak
( Polisi Sahabat Anak) dan uniknya lagi pihak KAPOLRES mempunyai sarana berupa badut. Bentuk efek positif dari
pendidikan ini berpengaruh pada kesadaran para pelajar untuk memakai atribut kendaraan lengkap memenuhi 
standar serta kesadaran untuk membuat SIM.

Pemilihan Sekolah yang akan di berikan pendidikan ini dilihat dari tingkat pelanggaran yang dilakukan oleh pelajar, 
serta undangan khusus dari pihak sekolah itu sendiri. Kegiatan ini juga tidak serta merta berjalan mulus ada 
beberapa kendala yang dialami oleh pihak KAPOLRES, seperti terbatasnya personil Satlantas, serta kurangnya
sarana dan prasarana, karena pihak KAPOLRES  masih meminjam Bis Cendekia sebagai sarana penunjang 
yang didalamnya terdapat game yang berisi tentang UU Lalu Lintas. Program ini dilaksanakan rutin setiap hari Senin.

Strategi khusus yang dilakukan oleh KAPOLRES setelah melakukan pendidikan, namun masih terdapat banyak 
pelanggaran, maka dilaksankan tahap berikutnya yaitu dengan Penegakan Hukum yang bentuknya dapat berupa 
razia kendaraan yang dilakukan rutin setiap hari, pada saat  jam pulang sekolah. Razia ini dilatarbelakangi oleh 
adanya kecelakaan, pelanggaran, mengungkap kasus kriminalitas, serta untuk memberi efek jera pada para
pengguna jalan untuk lebih sadar dan tertib berlalu lintas.

Kaitannya dengan pelajaran PPkn yaitu pada pelajaran tersebut terdapat bab khusus tentang Lalu Lintas. 
KAPOLRI juga sudah merencanakan dan menganggarkan sebuah modul. Jurus jitu apabila melalui pembinaan 
belum berhasil maka akan ditempuh dengan menggunakan cara lain yang lebih menarik seperti 
Kontes Save Driving, Lomba Karya Ilmiah Remaja, Lomba Stand Up Comedy, dan masih banyak lagi.

 

Untuk Pendidikan Berlalulintas juga dipertegas kembali oleh Bapak Kompol Giyanto 
(Kasi Dikmas DitLantas Polda Jateng) bahwa kegiatan ini dilaksanakan untuk memberikan kesadaran, 
pengetahuan, dan tata tertib dalam berlalulintas sehingga terselenggaralah keselamatan lalu lintas bagi 
para pengguna jalan. Dan kita ketahui bahwa pelanggaran lalu lintas, dan kecelakaan lalu lintas menjadi 
perhatian kita semua terutama bagi pengguna jalan, karena kepedulian dari masing-masing indvidu serta 
adanya informasi-informasi lalu lintas sangat diperlukan bagi para pengguna jalan. 

 

Kerjasama antara Dinas Pendidikan dan Korlantas POLRI yang implementasinya adalah perjanjan
kerja sama, seperti yang sudah diberitakan bahwa Jawa Tengah sudah mencetak modul pembelajaran
Lalu Lintas yang akan di distribusikan ke daerah-daerah serta sudah mencetak kader-kader yang 
pada level atas untuk melaksanakan TOT (Threatment Of Training) yang mayoritas sudah berjalan dan 
dalam waktu dekat POLDA Jateng akan melakukan supervisi sejauh mana TOT diselenggarakan supaya
memacu terealisasinya kurikulum 2013 yang pada pelaksanaannya melibatkan guru-guru di sekolah 
yang sudah ditunjuk dan diharapkan nantinya ada transfer pengetahuan tertib berlalulintas sehingga
pendidikan lalu lintas betul-betul bisa diterima dan dikuasai masyarakat khususnya pelajar.

 

Teman kita juga dapat saran lho dari Bapak TS. Margo “ Tertiblah  dalam berlalulintas, taati aturan 
yang ada, dan mempunyai etika berlalulintas”.  Persiapan sebelum berkendara “ Trisiap Berkendara” 
yaitu Siap Diri, Siap Kendaraan, dan Siap Mentaati Peraturan Lalu Lintas.


Print BeritaPrint PDFPDF

Berita Lainnya



Tinggalkan Komentar


Nama *
Email * Tidak akan diterbitkan
Url  masukkan tanpa Http:// contoh :www.m-edukasi.web.id
Komentar *
security image
 Masukkan kode diatas
 

Ada 0 komentar untuk berita ini

Forum Multimedia Edukasi  www.formulasi.or.id
Apakah Website sekolah ini bagus ?
Bagus sekali
Bagus
Kurang Bagus
Tidak Bagus
 
265561 Total Hits Halaman
49400 Total Pengunjung
321 Hits Hari Ini
41 Pengunjung Hari Ini
3 Pengunjung Online

Komunitas Edukasi

Forum Multimedia Edukasi www.formulasi.or.id